Thumbnail
9 months ago
Senja dan Gunung: Cerita Jalan Sore Kami

NUR AULIA RAHMA

Kuliah Kerja Masyarakat (KKM) adalah program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dengan menerapkan ilmu yang telah dipelajari untuk membantu dan memberdayakan masyarakat di lokasi tertentu.Sore itu menjadi salah satu momen paling berkesan selama kegiatan KKM. Setelah mendampingi kegiatan harian calon jemaah haji (cjh), kami memutuskan untuk berjalan sore sambil menikmati udara segar di sekitar desa. Langkah kami terasa ringan karena pemandangan di depan begitu menenangkan—hamparan hijau, langit senja yang lembut, dan siluet gunung yang terlihat megah di kejauhan.Kami berhenti di salah satu spot dengan pemandangan terbaik, lalu mengabadikan momen bersama. Suasana hangat, tawa sederhana, dan interaksi kami dengan para cjh selama KKM membuat hari itu terasa lebih bermakna. Di tengah rutinitas menjalankan program kesehatan, momen seperti ini menjadi cara kecil untuk mengisi ulang energi.Bagi saya, jalan sore ini bukan sekadar jalan-jalan, tetapi juga kesempatan untuk lebih mengenal para calon jemaah haji (cjh) yang selama ini kami dampingi. Senja, gunung, dan kebersamaan yang terjalin selama KKM—semuanya berpadu menjadi cerita indah yang akan selalu saya ingat.

Thumbnail
9 months ago
Mencegah Perundungan pada Anak dan MI Al-Hidayah Sidomulyo Meningkatkan Kesadaran pada Anak Dalam Menjaga Kesehtan Melalui Sosialisasi Bullying dan Kebersihan di SDN 01 Sidomulyo

TITHA VALENCIA NURRAHMAWATI

Mencegah Perundungan Pada Anak dan Meningkatkan Kesadaran Anak Dalam Menjaga Kesehatan Melalui Sosialisasi Bullying dan Kebersihan di SDN 01 Sidomulyo dan MI Al Hidayah Sidomulyo   Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 50 Astraya melaksanakan program kerja berupa kegiatan sosialisasi tentang bullying serta kebersihan dan kesehatan pada hari Senin dan Selasa. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lembaga pendidikan, yakni SDN 01 Sidomulyo pada Senin, 12 Januari 2026, dan MI Al Hidayah Sidomulyo pada Selasa, 13 Januari 2026, dengan melibatkan siswa-siswi serta guru pendamping.   Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini mengenai bahaya perilaku bullying serta pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Materi yang disampaikan meliputi bahaya konsumsi minuman kemasan, risiko penyakit cacingan, pentingnya mencuci tangan dengan benar, serta pemahaman mengenai bullying dan dampaknya terhadap lingkungan sekolah.   Pemateri dalam kegiatan ini berasal dari perwakilan mahasiswa KKM 50 Astraya. Materi mengenai bahaya minuman kemasan disampaikan oleh saudara Rafi, yang menjelaskan dampak negatif konsumsi minuman kemasan secara berlebihan terhadap kesehatan anak. Selanjutnya, materi tentang penyakit cacingan disampaikan oleh saudara Gunawan, yang memaparkan penyebab, dampak, serta cara pencegahan cacingan melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Sementara itu, materi mengenai bullying disampaikan oleh saudara Ibrahim, yang menjelaskan bentuk-bentuk bullying, dampaknya bagi korban, serta pentingnya saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.   Kegiatan diikuti dengan antusias oleh para siswa. Penyampaian materi dilakukan dengan metode yang interaktif dan mudah dipahami, seperti penjelasan sederhana, tanya jawab, serta praktik langsung cara mencuci tangan yang baik dan benar. Hal ini bertujuan agar siswa dapat memahami dan menerapkan materi yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.   Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh ketua kelompok KKM 50 Astraya dan dilanjutkan juga dengan pembukaan dari perwakilan salah satu guru di setiap Lembaga. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi, praktik cuci tangan, serta sesi diskusi bersama siswa. Para guru dan pihak sekolah turut mendampingi jalannya kegiatan dan memberikan dukungan penuh terhadap program yang dilaksanakan.   Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respon positif dari pihak sekolah. Melalui program kerja ini, diharapkan siswa-siswi SDN 01 Sidomulyo dan MI Al Hidayah Sidomulyo dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menjauhi perilaku bullying dalam lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Thumbnail
9 months ago
Pandangan Calon Jemaah Haji terhadap Penggunaan Obat dan Industri Farmasi: Refleksi KKM HIPE 2026

MUHAMMAD ARBYAN HIDAYAT

Selama pelaksanaan KKM HIPE 2026, kami memperoleh pengalaman yang sangat berkesan melalui dialog langsung dengan calon jemaah haji, salah satunya Ibu Rochani. Dalam percakapan tersebut, beliau menyampaikan pandangan kritisnya terhadap dunia kesehatan, khususnya terkait industri farmasi. Ibu Rochani mengungkapkan bahwa beliau memilih lebih mempercayai pengobatan herbal dibandingkan obat-obatan dari industri farmasi. Hal ini didasari oleh ketidakpercayaan beliau terhadap politik bisnis dalam industri farmasi, yang menurut pandangan beliau lebih berorientasi pada keuntungan dibandingkan pada kepentingan kesehatan masyarakat. Persepsi ini terbentuk dari berbagai informasi yang beliau dengar serta pengalaman pribadi dalam menggunakan obat herbal yang dirasa lebih aman dan alami. Sebagai mahasiswa farmasi, pandangan tersebut menjadi refleksi penting bagi kami. Kami menyadari bahwa sebagian masyarakat masih memandang industri farmasi sebagai entitas bisnis yang sarat kepentingan, sehingga memengaruhi tingkat kepercayaan mereka terhadap obat modern. Dari sini, kami belajar bahwa tantangan dunia farmasi tidak hanya berkaitan dengan pengembangan obat, tetapi juga dengan membangun kepercayaan publik. Pengalaman berdialog dengan Ibu Rochani mengajarkan kami pentingnya pendekatan yang edukatif, komunikatif, dan empatik. Edukasi tentang obat modern perlu disampaikan secara transparan, tanpa menafikan peran herbal sebagai bagian dari pengobatan tradisional yang telah lama dipercaya masyarakat. Melalui KKM HIPE 2026, kami memahami bahwa calon jemaah haji memiliki pandangan kritis dan pengalaman hidup yang berharga. Perspektif Ibu Rochani menjadi pelajaran bagi kami untuk menjadi tenaga farmasi yang tidak hanya memahami aspek ilmiah, tetapi juga mampu menjembatani ilmu farmasi dengan nilai, kepercayaan, dan realitas sosial masyarakat.

Thumbnail
9 months ago
Jalan sehat bersama calon jama'ah haji dalam masa tunggu

CUT SYAKILA TRANATAMAZUR SYAIFANUR

Hal Yang paling mengesankan selama kkm yakni pada agenda jalan sehat bersama calon jamaah haji, beliau Yang sangat antusias untuk menjalankan pola hidup sehat bersama program mahasiswa kkm sangat mengapresiasi kami, banyak pula Yang kami pelajari tidak hanya tentang pola hidup beliau, lingkungan beliau Dan masih banyak lagi.Banyak sekali kami ucapkan terimakasih atas ketersediaan calon jama'ah haji Yang sudah berkenan untuk mendampingi kkm kami.

Thumbnail
9 months ago
Jalan Sehat bersama CJH

MERRIL VANIA HANNABELL RISHEL

          Pada kunjungan minggu ke-4 salah satu agenda kelompok 11 adalah jalan sehat bersama CJH yaitu Ibu Mustika. Sebelum melakukan jalan sehat Ibu Mustika telah melewati test six minute walking, meski keadaan diselimuti dengan rintik hujan namun tidak memadamkan semangat Ibu Mustika. Disepanjang jalan kami tidak berhenti membahas pengalaman Ibu Mustika maupun warganya, karena Ibu Mustika juga sebagai ketua RT di daerah beliau. Di umur beliau yang hampir menginjak setengah abad beliau sangat bugar, bahkan selama jalan sehat yang dimana jaraknya hampir 7km beliau memimpin jalan dengan penuh semangat. Jalan sehat kali ini menambah motivasi saya pribadi untuk hidup sehat dan menjaga kebugaran tubuh sehingga di usia tua nanti tubuh tidak mudah lelah ataupun mudah terserang penyakit.      

Thumbnail
9 months ago
KKM-HIPE Sehat Bersama Calon Jamaah Haji

AZIZAH ZAHWA

Selama kurang lebih satu bulan menjalani KKM, saya benar-benar merasakan banyak pengalaman baru yang berkesan, terutama saat terlibat langsung dalam pendampingan calon jamaah haji (CJH). Di setiap pertemuan, dilakukan kegiatan monitoring dan juga memberikan edukasi kesehatan dan upaya preventif sebelum berangkat haji. Mulai dari diskusi ringan seputar kondisi kesehatan, kebiasaan sehari-hari, hingga pentingnya menjaga pola hidup sehat menjelang ibadah haji. Dari sini saya belajar bahwa edukasi kesehatan tidak selalu harus kaku, justru ketika disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan santai, pesan yang disampaikan bisa lebih mudah dipahami. Pengalaman menarik lainnya selama KKM adalah kegiatan jalan sehat bersama. Kami melakukan jalan sehat di Kota Batu. Awalnya terasa cukup melelahkan, apalagi harus berjalan cukup jauh, tetapi suasana alam yang sejuk dan pemandangan yang indah sepanjang perjalanan membuat rasa capek perlahan terbayar. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antar mahasiswa dengan CJH sekaligus melatih kebugaran fisik. Dari seluruh rangkaian kegiatan KKM-HIPE ini, saya semakin menyadari bahwa persiapan ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik dan kesehatan. Hal-hal sederhana seperti edukasi kesehatan, monitoring rutin, dan aktivitas fisik seperti jalan sehat ternyata memiliki peran besar dalam mendukung kelancaran ibadah.