LARASATI
Pada 29 Januari 2026, KKM 42 Narakarya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan pelatihan pembuatan ecoenzym dan seminar kompos di Balai Desa Dengkol bersama perangkat desa dan ibu-ibu PKK. Kegiatan ini bertujuan mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih ramah dan berkelanjutan. Mahasiswa menjelaskan manfaat ecoenzym dan kompos sebagai alternatif pupuk alami pengganti pupuk kimia di area BUMDes, sekaligus solusi atas kebiasaan pembakaran daun kering dengan mengolahnya menjadi kompos yang berguna bagi pertanian. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan ecoenzym secara langsung dan berlangsung interaktif. Program ini diharapkan menambah pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah organik serta mendukung kepedulian lingkungan dan pemberdayaan warga Desa Dengkol.
SHALMA SJALINNI HALIDA
Desa Balearjosari, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bersama warga desa sukses menggelar rangkaian kegiatan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah ini dilaksanakan dalam dua agenda utama, yakni perlombaan keagamaan pada hari Jumat dan ditutup dengan Pengajian Akbar pada hari Minggu, Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan warga. Rangkaian acara diawali pada hari Jum'at 16 Januari, di mana mahasiswa KKM memfokuskan kegiatan pada pengembangan potensi anak-anak setempat. Suasana riuh penuh semangat mewarnai lokasi acara saat puluhan peserta mengikuti berbagai rangkaian lomba. Adapun kompetisi yang digelar meliputi lomba adzan dengan ketentuan penilaian mengenai suara & makharijul huruf, lomba menghafal surat-surat pendek dengan ketentuan penilaian makharijul huruf & kelancaran bacaan dan lomba mewarnai kaligrafi dengan penilaian mengenai kombinasi warna, kerapian, dan kreativitas. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan peringatan hari besar Islam, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap masjid dan Al-Qur'an sejak dini. Puncak peringatan Isra' Mi'raj dilaksanakan pada hari minggu 18 Januari. Mahasiswa KKM bersemangat dengan warga setempat mengadakan pengajian akbar yang dihadiri oleh seluruh golongan masyarakat dari yang muda sampai dengan yang tua. Acara dibuka dengan pra-acara yang menyejukkan hati, yakni pembacaan Diba' dan lantunan Sholawat Nabi, menciptakan suasan keagamaan yang kental, sebelum acara inti dimulai. Acara dipandu langsung oleh mahasiswa KKM yang bertugas sebagai Master of Ceremony Erik Achmad Firdausi dan Diah Ayu Afifah. Kekhusyukan semakin terasa saat Ust. Anas Al Amin melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an (Qiroatul Qur'an) dengan suara emasnya, membuat para jamaah terdiam meresapi makna ayat yang dibacakan. Dalam sambutannya, ketua takmir masjid al-hikmah bapak Setiyono menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi mahasiswa dan warga dalam menyambut isra' mi'raj. Momen ini menjadi spesial karena takmir masjid tidak hanya memberikan sambutan, melainkan juga memberikan penghargaan khusus. Hadiah diberikan kepada jamaah yang paling rajin beribadah ke masjid serta apresiasi kepada Tahfidzul Qur'an (penghafal Al-Qur'an), sebagai bentuk motivasi agar istiqomah dan selalu semangat dalam memakmurkan masjid. Acara inti diisi dengan Mauidzoh Hasanah oleh penceramah, Dr. KH. Sudirman Nachrowi M.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas hikmah peristiwa Isra' Mi'raj dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari, ditutup dengan doa bersama yang diamini dengan khusyuk oleh seluruh jama'ah. Sebelum acara berakhir, panitia mengumumkan para pemenang lomba adzan, menghafal surat-surat pendek, dan mewarnai kaligrafi yang telah dilaksanakan pada hari Jumat sebelumnya. Wajah-wajah ceria para pemenang saat menerima hadiah menjadi pelengkap kebahagiaan acara tersebut. Rangkaian kegiatan pun ditutup dengan sesi ramah tamah, di mana warga dan mahasiswa KKM saling berbaur menikmati hidangan, mempererat tali silaturahmi, dan menutup perayaan Isra' Mi'raj dengan penuh rasa syukur.
MUHAMMAD GILANG ADITYACHANDRA
Masa remaja merupakan tahap perkembangan yang ditandai oleh berbagai perubahan, baik dari segi fisik, kemampuan berpikir, maupun aspek psikososial. Perubahan-perubahan tersebut menuntut kesiapan mental yang baik agar remaja mampu menghadapi dan menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan yang terus berkembang. Tanpa kesiapan tersebut, proses adaptasi dapat menjadi tantangan tersendiri bagi remaja, terutama dalam menghadapi tekanan sosial dan perubahan peran. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang terarah untuk membekali remaja dengan kemampuan psikologis yang memadai. Merespon kebutuhan tersebut, Kuliah Kerja Mahasiswa kelompok 112 meyelenggarakan sebuah program sosialisasi strategis pada tanggal 24 januari 2026 dengan judul "Tumbuh Kuat Menjadi HERO di Tengah Perubahan". Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan penguatan mental dan psikologis, khususnya bagi anak-anak yatim usia remaja, agar mereka mampu tumbuh menjadi individu yang lebih kuat, mandiri, dan adaptif dalam menghadapi berbagai perubahan dalam kehidupan. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan konsep HERO, yang merupakan akronim dari empat elemen kunci ketahanan mental: Hope (Harapan), Efficacy (Keyakinan Diri), Resilience (Ketangguhan), dan Optimism (Optimisme). Bapak Muh. Anwar Fu'ady menjelaskan, "Perubahan yang dialami anak pada masa remaja, baik secara fisik, kognitif, maupun psikososial, menuntut kesiapan mental yang kuat agar dapat dihadapi secara positif. Oleh karena itu, penanaman karakter HERO yang mencakup Hope, Efficacy, Resilience, dan Optimism yang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika kehidupan." Dalam sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Bapak Muh. Anwar Fu'ady, S.Psi., M.A peserta tidak hanya menerima penjelasan secara teoritis, tetapi juga dilibatkan secara aktif melalui pembagian worksheet yang berisi sejumlah pertanyaan terkait evaluasi diri. Lembar kerja tersebut dirancang untuk membantu peserta merefleksikan kondisi diri, potensi, serta tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta mengisi worksheet tersebut dengan cermat dan penuh perhatian. Setelah sesi pengisian selesai, beberapa perwakilan peserta secara sukarela maju ke depan untuk menyampaikan hasil refleksi dan jawaban mereka, sehingga tercipta suasana diskusi yang interaktif dan partisipatif. Penyerahan Sertifikat dari Ketua KKM 112 kepada Pemateri: Selain pemberian materi psikoedukatif, kegiatan sosialisasi ini juga dilengkapi dengan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar peserta. Para peserta menerima paket gizi gratis yang disalurkan oleh Lembaga Yatim Mandiri serta paket RendangMU yang diberikan oleh Lembaga Lazismu. Selain itu, peserta juga memperoleh santunan yang diberikan oleh Masjid Al-Falah sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim. Pemberian bantuan tersebut menjadi wujud perhatian nyata terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak yatim, sekaligus memperkuat tujuan kegiatan dalam mendukung tumbuh kembang remaja secara holistik, baik dari aspek psikologis maupun fisik.
AHMAD TIO WIBISANA
Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 124 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar seminar parenting bersama masyarakat Bantaran pada 25 Januari 2026 di Masjid Tawakkal, Jalan Bantaran, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh warga setempat, khususnya para orang tua. Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pola asuh anak yang tepat sejak usia dini hingga dewasa. Program ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa KKM dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga dan pendidikan anak di lingkungan masyarakat. Seminar menghadirkan dua narasumber. Pemateri pertama, Dr. Hj. Rofiqah, M.Pd., C.Ht., dosen UIN Malang, menyampaikan materi tentang parenting dari perspektif umum. Ia menekankan pentingnya perhatian orang tua pada setiap tahap perkembangan anak untuk mengenali potensi serta kelemahan anak sejak dini. “Dalam setiap perkembangan anak, sepatutnya semua orang tua selalu memberikan perhatian pada setiap masa perkembangan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan pada anak kita,” paparnya. Pemateri kedua, Ir. Zainal Arifin, M.M., membahas pola asuh anak dalam perspektif Islam. Penyampaian materi berlangsung komunikatif dan disertai pengenalan Family Corner, yaitu ruang layanan dan pendampingan keluarga yang menyediakan edukasi, konsultasi, serta penguatan ketahanan keluarga. Di wilayah Malang, Family Corner menjadi wadah kolaboratif antara masyarakat, lembaga pendidikan, dan instansi terkait dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkarakter Islami. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta tampak aktif bertanya dan berbagi pengalaman mengenai pengasuhan anak. Melalui seminar ini, mahasiswa KKM 124 UIN Malang berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong terwujudnya pola parenting yang lebih baik di lingkungan keluarga Bantaran.
MUHAMMAD HAIDAR AMRIAL AZRA
Ini merupakan pengalaman yang cukup unik, dikarenakan kami bertiga harus menempuh jarak puluhan kilometer agar bisa melakukan kunjungan pertama. Kami bertiga berkunjung dirumah beliau di kepanjen, hal ini dikarenakan ibu beliau sedang sakit, jadi mau tidak mau kamipun harus ikut agar bisa melakukan kunjungan, jauh dan hujan kita lewati tanpa ragu, sekalipun melewati hutan di malam yang kelam, kami tetap jalani, ini merupakan momen yang tak terlupakan untuk kami.
MOHAMMAD ARSYIS TAWA
kita khususnya saya melakukan kegiatan rutinan mingguan yakni berupa pembacaan maulid diba'. yang di laksanakan di masjid tempat kita kkm. dan alhamdulillah masyarakat sekitar masjid ikut serta dalam acara rutinan tersebut. masyarakat juga sangat antusias dengan adanya kegiatan tersebut karena selain meramaikan masjid juga baru pertama kali mengadakan kegiatan seperti maulid diba' itu . ya alhamdulillah selama masa kkm kita kegitan tersebut berjalan dengan sangat lancar dan banyak mendapat dukungan dari masyarakat sekitar.