Thumbnail
8 months ago
Merawat Tradisi dan Menyemai Perubahan: Pembukaan KKM Kelompok 12 di Desa Sidorejo Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Merawat Tradisi dan Menyemai Perubahan: Pembukaan KKM Kelompok 12 di Desa Sidorejo", Klik untuk baca: https://www

NUHAIRIL FIRDAUS ZULAL

Foto Dokumentasi Pembukaan KKM Yang Dihadiri Oleh DPL dan Perangkat Desa Sidorejo Pembukaan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang oleh Kelompok 12 Bhavanaloka dilaksanakan pada 23 Desember 2025 di Aula Kantor Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya secara resmi proses pengabdian mahasiswa di tengah kehidupan masyarakat desa. Suasana pembukaan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan serta kesiapan untuk membangun kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam pelaksanaan program KKM.   Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Sidorejo beserta seluruh perangkat desa, serta Dosen Pembimbing Lapangan dari Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sambutan yang baik dan sikap terbuka dari pemerintah desa terhadap pelaksanaan KKM di Desa Sidorejo. Dalam sambutannya, pihak desa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran mahasiswa, sekaligus menaruh harapan agar selama pelaksanaan KKM terjalin komunikasi yang harmonis serta kemampuan mahasiswa untuk menyesuaikan diri dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat.     Foto Dokumentasi Penyerahan Landyard Kepada Koordinator Kelompok KKM Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan wujud implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui KKM, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga belajar memahami realitas sosial secara langsung. Proses ini menjadi ruang pembentukan karakter, agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, empati, dan kepekaan terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat.   Aspek pengabdian kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam pelaksanaan KKM Kelompok 12 Bhavanaloka. Pengabdian tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti pendampingan pendidikan, kegiatan keagamaan, aktivitas sosial kemasyarakatan, serta program pemberdayaan lingkungan di Desa Sidorejo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berbagi ilmu dan pengalaman akademik, sekaligus belajar dari kearifan lokal yang telah tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat desa.       Melalui pelaksanaan KKM ini, mahasiswa Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kontribusi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui program kerja yang bersifat fisik, tetapi juga melalui gagasan, sikap, serta kehadiran yang membawa manfaat dan inspirasi bagi masyarakat. Dengan terjalinnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga setempat, KKM diharapkan menjadi pengalaman pengabdian yang bermakna dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi semua pihak.

Thumbnail
8 months ago
Tumpeng Jadi Simbol Perpisahan, Penutupan KKM Mahasiswa UIN Malang Berlangsung Haru dan Penuh Makna

LAILA NOVI KURNIAWATI

Pada hari sabtu, 31 Januari 2026. Penutupan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang menjadi momen yang penuh kesan bagi seluruh peserta dan warga desa. Tidak sekadar acara seremonial, penutupan ini dirayakan dengan tradisi tumpengan sebagai simbol rasa syukur atas kebersamaan yang telah terjalin selama masa pengabdian. Setelah menghadiri acara HUT SDN Ngadirejo 1, mahasiswa terlihat sibuk di dapur, menyiapkan nasi kuning, lauk-pauk, serta hiasan tumpeng. Saat tumpeng disajikan, suasana berubah menjadi lebih khidmat. Warga, perangkat desa, dan mahasiswa duduk bersama mengelilingi hidangan. Tumpeng yang berdiri di tengah menjadi simbol perjalanan KKM yang penuh warna, dari awal kedatangan hingga hari perpisahan. Ketua kelompok KKM dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah menerima mahasiswa seperti keluarga sendiri. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan terdapat kekurangan. Prosesi pemotongan tumpeng menjadi puncak acara. Potongan pertama diberikan kepada perwakilan perangkat desa sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas kerja sama dan dukungan selama kegiatan berlangsung. Bagi kami, momen ini menjadi penutup yang manis sekaligus haru. Banyak kenangan yang tidak akan terlupakan, mulai dari kegiatan bersama warga hingga kebersamaan di posko selama menjalankan program. Penutupan KKM dengan tumpengan ini bukan sekadar akhir kegiatan, tetapi menjadi awal dari kenangan yang akan selalu dibawa pulang. Kebersamaan yang terjalin di desa akan tetap hidup dalam ingatan para mahasiswa UIN Malang. 

Thumbnail
8 months ago
Kelompok 88 KKM UIN Malang Resmi Diterima di Desa Sukolilo untuk Program Pengabdian Masyarakat Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kelompok 88 KKM UIN Malang Resmi Diterima di Desa Sukolilo untuk Program Pengabdian Masyarakat

AKMAL BAKHITS

MALANG - Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang resmi menerima mahasiswa Kelompok 88 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Penyerahan pelajar berlangsung di Balai Desa Sukolilo dengan disambut hangat oleh perangkat desa setempat pada hari Rabu.     Acara penyampaian dilaksanakan di ruang pertemuan Balai Desa dengan dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, RT/RW, serta seluruh anggota Kelompok 88 KKM. Dalam berbagainya, pihak desa menyambut baik kehadiran mahasiswa yang akan mengabdikan diri selama periode 23 Desember hingga 4 Februari mendatang.   “Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Sukolilo untuk menjadi lokasi KKM. Kami berharap kehadiran mahasiswa Kelompok 88 dapat memberikan warna baru dan inovasi bagi pembangunan desa kami,” ujar perwakilan perangkat desa.       Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kelompok 88 KKM UIN Malang Resmi Diterima di Desa Sukolilo untuk Program Pengabdian Masyarakat", Klik untuk membaca: https://www.kompasiana.com/gustialief3773/694b90dac925c42f2b4b8ca2/kelompok-88-kkm-uin-malang-resmi-diterima-di-desa-sukolilo-untuk-program-pengabdian-masyarakat   Pencipta: Gusti Alief       Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.   Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com Kelompok 88 KKM Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang terdiri dari mahasiswa berbagai jurusan yang siap memberikan kontribusi sesuai dengan kompetensi masing-masing. Para mahasiswa telah menyiapkan berbagai program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Sukolilo, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kesadaran keagamaan.   Ketua Kelompok 88 menyampaikan komitmennya untuk memberikan yang terbaik selama program KKM berlangsung. “Kami Kelompok 88 siap bersinergi dengan masyarakat dan perangkat Desa Sukolilo. Semoga program-program yang kami jalankan dapat bermanfaat dan berkelanjutan bahkan setelah masa KKM berakhir,” ungkapnya.   Kegiatan KKM merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi kewajiban mahasiswa sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang harmonis antara kampus dan desa dalam mewujudkan masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Program Kelompok 88 KKM di Desa Sukolilo akan berlangsung selama kurang lebih 6 minggu, dengan harapan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan desa.       Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kelompok 88 KKM UIN Malang Resmi Diterima di Desa Sukolilo untuk Program Pengabdian Masyarakat"    

Thumbnail
8 months ago
Tradisi Selasa Pon di Kauman: Warga dan KKM 25 Sevanagara Santuni Anak Yatim/Piatu

RUSDIANSYAH

Malang, Selasa, 6 Januari 2026 — Kegiatan santunan yang rutin dilaksanakan setiap Selasa Pon oleh Masjid Baitul Makmur kembali terselenggara dengan penuh khidmat dan meriah. Bertempat di lingkungan Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Kauman, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian warga terhadap anak yatim piatu di sekitar masjid. Pada kesempatan ini, warga bersama jamaah menyalurkan sodaqoh kepada 9 anak yatim/piatu. Kelompok KKM 25 Sevanagara juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut dengan memberikan sumbangan santunan kepada seluruh anak yang hadir. Rangkaian acara dilaksanakan mulai ba’da Magrib hingga menjelang Isya. Kegiatan diawali dengan pembacaan Diba’ dan shalawat Nabi, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Ketua Takmir Masjid Baitul Makmur, M. Hisbullah Huda (Gus Hisa).  Suasana semakin haru saat memasuki sesi inti, yaitu penyalaman dan penyerahan sodaqoh kepada anak yatim/piatu, yang dilakukan secara tertib dan penuh kehangatan, diiringi lantunan shalawat Nabi. Sebagai penutup, acara ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Isya berjamaah. Kegiatan santunan Selasa Pon ini diharapkan terus menjadi tradisi yang menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat kebersamaan warga, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar.

Thumbnail
8 months ago
Mahasiswa KKM 33 UIN Malang Dampingi Proses Pembelajaran Santri TPQ di Dusun Lesti

SULTONOL AULIYA

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mulai melaksanakan kegiatan pendampingan belajar dan bantuan mengajar di TPQ Nurul Huda, Dusun Lesti, Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kegiatan yang dimulai pada Senin, 29 Desember 2025 ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan keagamaan bagi anak-anak usia dini. Pendampingan di TPQ Nurul Huda menjadi langkah awal mahasiswa KKM dalam membangun hubungan dan beradaptasi dengan lingkungan masyarakat Dusun Lesti. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pendamping proses belajar, tetapi juga berupaya memahami kondisi serta kebutuhan pendidikan keagamaan yang berkembang di TPQ tersebut. Proses pembelajaran di TPQ berlangsung dalam suasana sederhana namun sarat kehangatan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan mengaji dan belajar, sementara mahasiswa KKM berusaha menyesuaikan diri dengan metode pembelajaran yang telah diterapkan oleh para pengajar TPQ. Kegiatan pendampingan ini melibatkan pengurus TPQ Nurul Huda, para santri, serta seluruh mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu membantu meringankan tugas para guru TPQ, terutama dalam mendampingi santri belajar membaca Yanbu’a, Al-Qur’an, menghafal surat-surat pendek, serta memahami dasar-dasar ibadah sehari-hari. Salah satu pengurus TPQ Nurul Huda, Ibu Iil, menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa KKM dalam kegiatan pembelajaran. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan suasana baru yang positif dan menambah semangat belajar anak-anak. Ia berharap pendampingan tidak hanya terbatas pada kegiatan mengaji, tetapi juga dapat dikembangkan ke pembelajaran lain, seperti kaligrafi dan latihan pidato, guna meningkatkan keterampilan serta kepercayaan diri para santri. Ibu Iil juga berharap kerja sama antara mahasiswa KKM dan pengurus TPQ dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi mahasiswa KKM, kegiatan pendampingan mengajar di TPQ menjadi pengalaman berharga di luar ruang kelas. Melalui interaksi langsung dengan anak-anak, mahasiswa belajar melatih kesabaran, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta mengelola kelas sederhana. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pemahaman lebih dalam mengenai peran penting pendidikan keagamaan dalam membentuk karakter dan moral generasi muda di lingkungan pedesaan. Pendampingan di TPQ Nurul Huda tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik keagamaan, tetapi juga pada pembentukan sikap dan kedisiplinan santri. Mahasiswa turut membantu menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, serta adab dalam belajar dan berinteraksi sehari-hari. Kegiatan ini direncanakan berlangsung secara berkelanjutan selama masa pelaksanaan KKM. Mahasiswa KKM bersama pengurus TPQ berupaya membangun sinergi agar proses belajar mengajar dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi anak-anak di Dusun Lesti. Melalui program pendampingan di TPQ Nurul Huda, mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkaya pengalaman sosial dan keilmuan mereka. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

Thumbnail
8 months ago

NABILA ZAHIDAH