Thumbnail
3 months ago
Pengabdian Mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Sidoluhur

WILYANA ERFIAN SAPUTRI

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berperan aktif dalam membantu masyarakat serta mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan.   Kegiatan KKM ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada tanggal 23 Desember 2025 hingga 4 Februari 2026. Selama masa pengabdian, mahasiswa melaksanakan berbagai program kerja yang berfokus pada bidang keagamaan dan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan kewirausahaan, serta peningkatan sarana dan prasarana desa.   Profil Singkat Desa Sidoluhur   Desa Sidoluhur merupakan salah satu desa di Kabupaten Malang yang terdiri dari lima dusun, yaitu Dusun Krajan I, Krajan II, Sumberejo, Gunung Tumpuk, dan Blendongan. Mayoritas masyarakat Desa Sidoluhur bermata pencaharian sebagai petani, buruh tani, dan pegawai swasta.   Kehidupan sosial masyarakat desa masih sangat menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong, dan religiusitas. Berbagai kegiatan keagamaan rutin seperti diba’an, istighosah, serta kegiatan TPQ dan Madrasah Diniyah masih aktif dilaksanakan dan menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.   ⸻   Rangkaian Kegiatan KKM   1. Bidang Keagamaan dan Pendidikan   Sosialisasi Moderasi Beragama Kegiatan sosialisasi moderasi beragama dilaksanakan di TPQ setempat dengan tujuan menanamkan nilai toleransi, sikap saling menghargai, dan hidup rukun dalam keberagaman sejak usia dini. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan diselingi dengan ice breaking agar anak-anak tetap antusias.   Program 1 Day 1 Juz Program 1 Day 1 Juz dilaksanakan secara rutin oleh mahasiswa KKM dengan membaca Al-Qur’an satu juz setiap hari. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan mahasiswa dalam meningkatkan ibadah serta menumbuhkan suasana religius dan kebersamaan selama masa KKM.   Istighosah dan Diba’ Mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan istighosah dan pembacaan Diba’ yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat desa. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta bentuk adaptasi mahasiswa terhadap budaya dan tradisi keagamaan masyarakat setempat.   Mengajar TPQ dan Madrasah Diniyah Mahasiswa KKM membantu proses pembelajaran di TPQ dan Madrasah Diniyah dengan mengajarkan membaca Al-Qur’an, hafalan doa, serta materi keagamaan dasar. Kegiatan ini bertujuan mendukung pendidikan keagamaan nonformal dan membantu tenaga pengajar setempat.   ⸻   2. Bidang Kesehatan   Sosialisasi Stunting dan Parenting Kegiatan sosialisasi stunting dan parenting dilaksanakan pada 22 Januari 2026. Mahasiswa membantu pelaksanaan posyandu, mulai dari pengukuran berat badan dan tinggi badan balita, pencatatan KMS, hingga pemeriksaan kesehatan sederhana bagi ibu-ibu.   Selain itu, dilakukan penyampaian materi mengenai pencegahan stunting dan pentingnya pola asuh yang baik bagi tumbuh kembang anak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, terhadap pentingnya gizi dan kesehatan anak sejak dini.   ⸻   3. Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan   Pendataan Koperasi Merah Putih Mahasiswa KKM membantu proses pendataan dan penginputan data dalam rangka persiapan pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Sidoluhur. Kegiatan ini masih berada pada tahap administrasi dan bertujuan mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa.   Pemasangan Banner UMKM Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM, mahasiswa mendesain dan memasang banner usaha di beberapa toko UMKM agar usaha lebih mudah dikenali dan memiliki daya tarik bagi konsumen.   ⸻   4. Peningkatan Sarana dan Prasarana Desa   Pemasangan Lampu Tenaga Surya Mahasiswa KKM memasang lima unit lampu tenaga surya di Dusun Gunung Tumpuk pada titik jalan yang minim penerangan. Program ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.   Pembuatan dan Pemasangan Plang Penunjuk Jalan Mahasiswa membuat dan memasang plang penunjuk jalan secara mandiri dengan memanfaatkan bahan sederhana. Keberadaan plang ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan pendatang.   Piket Menjaga Balai Desa Mahasiswa KKM turut membantu pelayanan administrasi di Balai Desa Sidoluhur selama kurang lebih tiga minggu, seperti penginputan data, pembuatan dokumen, dan membantu tugas operasional perangkat desa.   Penutup   Melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sidoluhur, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami permasalahan sosial secara nyata. Program-program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa serta menjadi kontribusi kecil dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan Desa Sidoluhur.   Kegiatan KKM ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial, kerja sama, dan tanggung jawab sebagai calon intelektual yang berperan aktif di tengah masyarakat.   Link laporan akademik KKM 100 : https://drive.google.com/drive/folders/1Wp-oZB6VGooLcDaZfcUwAKlEDwLs2sOb

Thumbnail
3 months ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 25 Ikut Memeriahkan Kegiatan Rutin Jumat Berkah di Masjid Baitul Makmur

PUTRI LAILATUR ROHMAH

Malang, 26 Desember 2025 — Mahasiswa/i UIN Malang yang tergabung dalam KKM Kelompok 25 SEVANAGARA turut berpartisipasi dalam kegiatan rutin Jumat Berkah yang diselenggarakan di Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dan bertepatan dengan hari ke-4 pelaksanaan KKM.  Sejak pagi hari, para mahasiswi KKM membantu proses memasak di kediaman Gus Hissa pengasuh Masjid Baitul Makmur sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Darul Hidayah. Kegiatan memasak dilakukan bersama Bu Nyai Indah (istri Gus Hissa) dan berlangsung mulai setelah salat Subuh hingga sekitar pukul 09.00 WIB. Pada waktu yang sama, para mahasiswa KKM Kelompok 25 melaksanakan ro’an, yaitu kerja bakti membersihkan area masjid, sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan jamaah menjelang pelaksanaan Salat Jumat. Menjelang siang, sekitar pukul 11.00 WIB, para mahasiswi kembali ke Masjid Baitul Makmur untuk bersiap membantu jalannya kegiatan. Setelah Salat Jumat selesai, makanan yang telah disiapkan dibagikan kepada jamaah dan warga sekitar. Proses pembagian didampingi langsung oleh Bu Nyai Indah, serta salah satu warga yang selama ini memang bertugas membagikan paket Jumat Berkah sejak kegiatan tersebut pertama kali berjalan. Antusiasme warga terlihat jelas saat pembagian berlangsung. Banyak anak-anak mengantri dengan tertib untuk mendapatkan paket makanan. Tidak hanya anak-anak, warga dari berbagai kalangan mulai dari remaja hingga lansia turut hadir dan tampak gembira menerima hidangan Jumat Berkah. Kegiatan Jumat Berkah ini rutin dilaksanakan setiap hari Jumat di Masjid Baitul Makmur, sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat kebersamaan masyarakat di lingkungan Kelurahan Kauman.  

Thumbnail
3 months ago
Pengabdian Mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Sidoluhur

PUTRI ALIFIA RIZKI

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berperan aktif dalam membantu masyarakat serta mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Kegiatan KKM ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada tanggal 23 Desember 2025 hingga 4 Februari 2026. Selama masa pengabdian, mahasiswa melaksanakan berbagai program kerja yang berfokus pada bidang keagamaan dan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan kewirausahaan, serta peningkatan sarana dan prasarana desa. Profil Singkat Desa Sidoluhur Desa Sidoluhur merupakan salah satu desa di Kabupaten Malang yang terdiri dari lima dusun, yaitu Dusun Krajan I, Krajan II, Sumberejo, Gunung Tumpuk, dan Blendongan. Mayoritas masyarakat Desa Sidoluhur bermata pencaharian sebagai petani, buruh tani, dan pegawai swasta. Kehidupan sosial masyarakat desa masih sangat menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong, dan religiusitas. Berbagai kegiatan keagamaan rutin seperti diba’an, istighosah, serta kegiatan TPQ dan Madrasah Diniyah masih aktif dilaksanakan dan menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. ⸻ Rangkaian Kegiatan KKM 1. Bidang Keagamaan dan Pendidikan Sosialisasi Moderasi Beragama Kegiatan sosialisasi moderasi beragama dilaksanakan di TPQ setempat dengan tujuan menanamkan nilai toleransi, sikap saling menghargai, dan hidup rukun dalam keberagaman sejak usia dini. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan diselingi dengan ice breaking agar anak-anak tetap antusias. Program 1 Day 1 Juz Program 1 Day 1 Juz dilaksanakan secara rutin oleh mahasiswa KKM dengan membaca Al-Qur’an satu juz setiap hari. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan mahasiswa dalam meningkatkan ibadah serta menumbuhkan suasana religius dan kebersamaan selama masa KKM. Istighosah dan Diba’ Mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan istighosah dan pembacaan Diba’ yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat desa. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta bentuk adaptasi mahasiswa terhadap budaya dan tradisi keagamaan masyarakat setempat. Mengajar TPQ dan Madrasah Diniyah Mahasiswa KKM membantu proses pembelajaran di TPQ dan Madrasah Diniyah dengan mengajarkan membaca Al-Qur’an, hafalan doa, serta materi keagamaan dasar. Kegiatan ini bertujuan mendukung pendidikan keagamaan nonformal dan membantu tenaga pengajar setempat. ⸻ 2. Bidang Kesehatan Sosialisasi Stunting dan Parenting Kegiatan sosialisasi stunting dan parenting dilaksanakan pada 22 Januari 2026. Mahasiswa membantu pelaksanaan posyandu, mulai dari pengukuran berat badan dan tinggi badan balita, pencatatan KMS, hingga pemeriksaan kesehatan sederhana bagi ibu-ibu. Selain itu, dilakukan penyampaian materi mengenai pencegahan stunting dan pentingnya pola asuh yang baik bagi tumbuh kembang anak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, terhadap pentingnya gizi dan kesehatan anak sejak dini. ⸻ 3. Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Pendataan Koperasi Merah Putih Mahasiswa KKM membantu proses pendataan dan penginputan data dalam rangka persiapan pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Sidoluhur. Kegiatan ini masih berada pada tahap administrasi dan bertujuan mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa. Pemasangan Banner UMKM Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM, mahasiswa mendesain dan memasang banner usaha di beberapa toko UMKM agar usaha lebih mudah dikenali dan memiliki daya tarik bagi konsumen. ⸻ 4. Peningkatan Sarana dan Prasarana Desa Pemasangan Lampu Tenaga Surya Mahasiswa KKM memasang lima unit lampu tenaga surya di Dusun Gunung Tumpuk pada titik jalan yang minim penerangan. Program ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari. Pembuatan dan Pemasangan Plang Penunjuk Jalan Mahasiswa membuat dan memasang plang penunjuk jalan secara mandiri dengan memanfaatkan bahan sederhana. Keberadaan plang ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan pendatang. Piket Menjaga Balai Desa Mahasiswa KKM turut membantu pelayanan administrasi di Balai Desa Sidoluhur selama kurang lebih tiga minggu, seperti penginputan data, pembuatan dokumen, dan membantu tugas operasional perangkat desa. Penutup Melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sidoluhur, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami permasalahan sosial secara nyata. Program-program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa serta menjadi kontribusi kecil dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan Desa Sidoluhur. Kegiatan KKM ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial, kerja sama, dan tanggung jawab sebagai calon intelektual yang berperan aktif di tengah masyarakat. Link laporan akademik KKM 100 : https://drive.google.com/drive/folders/1Wp-oZB6VGooLcDaZfcUwAKlEDwLs2sOb

Thumbnail
3 months ago
DUKUNG UMKM LOKAL, KKM 184 NUSWARA UIN MALANG KUNJUNGI PRODUSEN JAMU DUSUN KLANDUNGAN

ARIF ROHMAN MUSHOFA

Upaya merealisasikan program kerja di bidang penguatan usaha lokal, Kelompok KKM 184 Nuswara UIN Malang melakukan kunjungan ke rumah produksi jamu milik Bu Indra di Dusun Klandungan, Landungsari, pada Sabtu (3/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Jalan Tirto Praloyo tersebut diikuti oleh seluruh anggota Kelompok KKM 184 Nuswara dan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Kunjungan diawali dengan penyampaian pengantar dari ketua umum KKM yang menjelaskan maksud dan tujuan pelaksanaan program kerja, khususnya dalam mendukung pengembangan usaha jamu tradisional milik pelaku UMKM setempat. Dalam pemaparannya, Bu Indra menceritakan proses merintis usaha jamu sejak tahun 2016. Usaha yang pada awalnya dijalankan dengan berkeliling antar desa itu kini berkembang hingga memiliki rumah produksi sendiri dan telah memasarkan produknya melalui berbagai platform digital, seperti Shopee dan GrabFood. Selain sesi pemaparan, mahasiswa juga mengikuti praktik langsung pembuatan jamu tradisional, salah satunya jamu kunyit asam. Jamu tersebut diketahui memiliki beragam manfaat, antara lain membantu menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan nafsu makan, serta meredakan nyeri. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata mengenai proses produksi sekaligus nilai kesehatan dari jamu tradisional. Sebagai tindak lanjut dari kunjungan tersebut, Kelompok KKM 184 Nuswara menawarkan dukungan dalam pengelolaan media sosial serta perluasan distribusi produk ke berbagai kegiatan dan agenda publik di Kota Malang, termasuk Car Free Day (CFD). Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk jamu lokal di tengah masyarakat. Upaya merealisasikan program kerja di bidang penguatan usaha lokal, Kelompok KKM 184 Nuswara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kunjungan edukatif ke rumah produksi jamu tradisional milik Bu Indra yang berlokasi di Dusun Klandungan, Desa Landungsari, pada Sabtu (3/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Jalan Tirto Praloyo tersebut diikuti oleh seluruh anggota Kelompok KKM 184 Nuswara dan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal. Kegiatan diawali dengan sambutan dan pengantar dari ketua umum Kelompok KKM 184 Nuswara yang menjelaskan maksud serta tujuan kunjungan. Dalam penyampaiannya, ditegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dukungan nyata terhadap pelaku usaha jamu tradisional, baik dari sisi penguatan manajemen usaha maupun strategi pemasaran di era digital. Dalam sesi pemaparan, Bu Indra selaku pemilik usaha menceritakan perjalanan panjang merintis usaha jamu sejak tahun 2016. Usaha tersebut pada awalnya dijalankan secara sederhana dengan cara berkeliling dari desa ke desa untuk menawarkan produk. Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kepercayaan konsumen, usaha jamu yang ditekuni Bu Indra terus berkembang hingga kini memiliki rumah produksi sendiri. Selain pemasaran secara langsung, produk jamu Bu Indra juga telah dipasarkan melalui berbagai platform digital, seperti Shopee dan GrabFood, sebagai upaya menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Tidak hanya mendengarkan pemaparan, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan jamu tradisional. Salah satu produk yang dipraktikkan adalah jamu kunyit asam, yang dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti membantu menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan nafsu makan, serta meredakan nyeri. Melalui kegiatan praktik ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tahapan produksi jamu, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengolahan yang higienis dan bernilai jual. Kunjungan ini tidak hanya bersifat observatif, tetapi juga diarahkan pada langkah tindak lanjut yang berkelanjutan. Sebagai bentuk dukungan konkret, Kelompok KKM 184 Nuswara menawarkan pendampingan dalam pengelolaan media sosial usaha serta perluasan jaringan distribusi produk jamu ke berbagai kegiatan dan agenda publik di Kota Malang, termasuk kegiatan Car Free Day (CFD). Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan visibilitas produk, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat daya saing jamu tradisional sebagai produk kesehatan berbasis lokal. Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM 184 Nuswara berharap dapat berkontribusi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian dan pengembangan jamu tradisional sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus potensi ekonomi daerah.

Thumbnail
3 months ago
Suasana Hangat Pelatihan Digitalisasi UMKM di Desa Kemiri: Membangun Kemandirian Ibu-ibu Lemahbang

UMMU NAJ`LA

  Beberapa waktu lalu, saya dan tim berkesempatan mengadakan pelatihan digital terkait UMKM di Desa Kemiri, khususnya untuk ibu-ibu di daerah Lemahbang. Alhamdulillah, acara ini berjalan dengan penuh semangat dan antusiasme luar biasa dari para peserta. Saya ingin berbagi sedikit cerita tentang suasana hangat yang kami rasakan saat pelatihan ini dilaksanakan. Antusiasme 6 Sejak Awal Kami memulai pelatihan sekitar pukul 16.30 sore di musholla dekat pos. Meski lelaah setelah setor susu sapi, ibu-ibu datang dengan senyuman pebar dan semangat yang membara. Ada yang menggendong anak kecil, ada juga yang berdiskusi dengan ibu lain di sebelahnya. Suasananya benar-benar akrab, seperti keluarga besar yang berkumpul. Saat kami memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan pelatihan, banyak ibu yang langsung bertanya, "Mbak, nanti kita bisa jualan online ya?" atau "Lalu bagaimana cara mempromosikannya ke orang luar desa?" Pertanyaan-pertanyaan itu membuat kami tersenyum. Ternyata, mereka sudah punya banyak ide untuk memanfaatkan teknologi! Momen-Momen Seru Saat Praktik Setelah sesi perkenalan, kami mulai masuk ke praktik langsung. Salah satu momen yang paling seru adalah ketika para ibu belajar membuat akun Shopee.  Sesi favorit lainnya adalah ketika kami mengajarkan cara membuat QRIS melalui aplikasi Dana.  Interaksi yang Menghangatkan Hati Salah satu hal yang paling menyentuh hati adalah ketika kami membahas bagaimana mengawasi konten YouTube untuk anak-anak. Beberapa ibu tampak serius mencatat langkah-langkahnya, sementara yang lain bertanya tentang aplikasi apa saja yang aman untuk anak. Di tengah-tengah pelatihan, kami juga sempat beristirahat sejenak sambil menikmati camilan yang disediakan oleh para teman-teman panitia. Ada gorengan, teh manis, dan kopi susu yang membuat suasana semakin hangat. Kami pun berbincang santai, saling berbagi cerita tentang usaha kecil-kecilan yang mereka jalani. Pesan Haru di Akhir Pelatihan Acara ditutup dengan sesi refleksi singkat. Banyak ibu yang mengungkapkan rasa syukur karena bisa belajar hal-hal baru yang sebelumnya belum pernah mereka coba. Salah satu peserta berkata dengan mata berbinar, "Saya tidak nyaangka kalau ternyata teknologi itu mudah dipelajari. Nanti saya mau coba jualan online."   Bagi saya pribadi, pelatihan ini bukan sekedar berbagi ilmu, tapi juga menjadi momen berharga untuk belajar dari semangat dan kegigihan para ibu di Desa Kemiri. Mereka mungkin masih awam dengan teknologi, tapi tekad mereka untuk maju dan memberdayakan diri mereka sungguh luar biasa. Semoga pelatihan ini bisa menjadi langkah awal bagi ibu-ibu di Lemahbang untuk lebih percaya diri dalam menghadapi era digital. Dan siapa yang tahu, beberapa tahun lagi, mereka bisa menjadi pelopor UMKM digital di desanya! Terima kasih sudah membaca cerita ini. Semoga bisa menginspirasi kita semua untuk terus berbagi ilmu dan saling mendukung dalam membangun kemandirian bersama. Sampai jumpa di cerita berikutnya!

Thumbnail
3 months ago
Pengabdian Masyarakat KKM 166 Baranova: Sosialisasi Anti Bullying, Pencegahan Kenakalan Remaja, Digitalisasi Ekonomi melalui QRIS, dan Penguatan Amaliah Keagamaan

FAHIIMATUS SALIIMAH

Desa Licin, Banyuwangi — Kelompok 166 KKM Mandiri Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (Baranova) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada sosialisasi anti bullying dan pencegahan kenakalan remaja, penguatan digitalisasi ekonomi masyarakat melalui QRIS, serta penguatan amaliah keagamaan sebagai landasan pembentukan karakter sosial masyarakat di Desa Licin, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respon terhadap permasalahan sosial yang masih dijumpai di masyarakat, khususnya terkait perilaku remaja, serta tantangan ekonomi desa dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Pengabdian masyarakat ini dirancang dengan pendekatan edukatif dan religius agar memberikan dampak yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan. Disisi lain, Pelaksanaan Sosialisasi anti bullying dan kenakalan remaja dilaksanakan melalui pendampingan kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Licin dan MI Nahdhatul Wathan. Kegiatan ini menyasar siswa sekolah dasar sebagai upaya preventif untuk menanamkan nilai-nilai empati, kepedulian, dan sikap saling menghargai sejak usia dini. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan bentuk-bentuk bullying, dampak negatif perundungan terhadap korban maupun pelaku, serta pentingnya menjaga pergaulan dan perilaku sehari-hari. Penyampaian dilakukan dengan metode yang komunikatif dan mudah dipahami, sehingga siswa mampu mengenali dan menghindari perilaku bullying serta kenakalan remaja dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap dapat membentuk kesadaran siswa akan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berakhlak. Selain fokus pada aspek sosial, pengabdian masyarakat KKM 166 juga diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat desa melalui sosialisasi dan pendampingan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM, khususnya di Pasar Jadoel Dusun Karangan. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai yang lebih praktis, aman, dan sesuai dengan perkembangan ekonomi digital. Mahasiswa KKM memberikan pendampingan awal terkait manfaat penggunaan QRIS, proses pendaftaran, serta penerapannya dalam transaksi sehari-hari. Penerapan QRIS diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas jangkauan konsumen, serta mendukung pengembangan ekonomi lokal Desa Licin secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara eksplisit dikuatkan dengan amaliah keagamaan yang dilaksanakan bersama masyarakat Desa Licin. Mahasiswa KKM Kelompok 166 aktif mengikuti dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan, seperti rutinan yasin dan tahlil, pengajian kitab Ihya’ Ulumuddin, jam’iyah fardhu kifayah, istighosah, serta pendampingan kegiatan TPQ. Penguatan amaliah keagamaan ini dimaksudkan sebagai landasan moral dan spiritual dalam membentuk karakter masyarakat, khususnya generasi muda. Nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan melalui amaliah tersebut diharapkan mampu memperkuat sikap empati, tanggung jawab sosial, serta kesadaran berperilaku sesuai dengan ajaran Islam, sehingga menjadi penopang utama dalam upaya pencegahan bullying dan kenakalan remaja. Penutup Melalui sinergi antara edukasi sosial, pemberdayaan ekonomi digital, dan penguatan amaliah keagamaan, kegiatan pengabdian masyarakat KKM Kelompok 166 Baranova diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat Desa Licin. Pendekatan ini tidak hanya menyentuh aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membangun karakter dan nilai spiritual masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat serta bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan sosial dan ekonomi di tingkat desa.